skip to main |
skip to sidebar
Sport
Kiev - Italia akhirnya melaju ke babak semifinal. Setelah tampil relatif dominan sepanjang laga, Italia membuat Inggris angkat koper melalui babak adu penalti. Italia menang 4-2 melalui babak tos-tosan tersebut.Gli Azzurri memiliki banyak peluang sepanjang 120 menit. Italia melepaskan 36 tembakan sepanjang laga dan 20 di antaranya tepat sasaran. Sementara Inggris hanya sembilan dan empat yang tepat sasaran. Italia pun tercatat memenangi penguasaan bola hingga 68%. Di babak adu penalti, dua penendang Inggris, Ashley Young dan Ashley Cole, gagal. Sementara dari kubu Italia, hanya Riccardo Montolivo yang gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Italia pun lolos ke semifinal untuk menghadapi Jerman setelah tendangan Alessandro Diamanti masuk.Jalannya PertandinganPada pertandingan yang berlangsung di Kiev Olympic Stadium, Senin (25/6/2012) dinihari WIB, Italia punya beberapa peluang bagus di babak pertama. Salah satunya adalah ketika tendangan Daniele De Rossi di menit ketiga membentur riang gawang.Itu baru awal. Semenit berselang giliran Inggris yang mendapatkan peluang melalui Glen Johnson. Sial bagi Johnson, tendangannya di muka gawang Italia masih bisa dihalau oleh Gianluigi Buffon.Selanjutnya, Italia mendominasi dan memenangi persentase penguasaan bola. Setelah sempat diselingi oleh peluang Wayne Rooney, yang sundulannya melambung di atas gawang Buffon, Gli Azzurri membuat pertahanan Inggris was-was.Pada menit ke-25, Balotelli dapat umpan terukur dari Andrea Pirlo dan lolos dari perangkap offside. Tapi sepakannya masih terhadang John Terry, tepat di ujung kotak penalti Inggris.Enam menit berselang, Balotelli kembali lepas dari offside. Tinggal berhadapan dengan Joe Hart tendangannya masih bisa dihadang sang kiper.Tiga menit menjelang turun minum, Balotelli kembali mendapatkan peluang. Namun, tendangan keras Balotelli dari luar kotak penalti melayang tak jauh dari gawang Inggris.Seperti dilansir situs resmi UEFA, Italia melepaskan 12 tembakan, di mana enam di antaranya tepat sasaran. Sementara Inggris hanya empat dan satu di antaranya tepat sasaran.Dominasi Italia masih berlanjut di babak kedua. Skuat arahan Cesare Prandelli ini terus membuat peluang, namun peluang-peluang mereka gagal lantaran blok pertahanan Inggris, penyelamatan Hart, dan tendangan yang tak tepat sasaran.Pada menit ke-47, De Rossi membuang peluang emas membawa Italia unggul. Dari jarak dekat sontekannya masih luput dari sasaran. Lima menit setelahnya, Italia punya tiga peluang beruntun. Tapi semua tak ada yang berujung gol, temasuk sepakan jarak dekat Balotelli.Pada menit 60, Balotelli mengendalikan bola dengan dadanya dan melakukan tendangan akrobatik. Bola sepakannya masih melayang tinggi.Sampai menit 70-an Italia terus menekan pertahanan Inggris. Tembakan dari luar kotak penalti yang dilakukan Azzurri masih tak membuat gawang Inggris bobol juga.Inggris mendapatkan peluang bagus jelang babak kedua tuntas. Umpan silang Ashley Cole dari kiri disambut dengan pantulan oleh Andy Carroll. Bola kemudian disambut Rooney dengan tendangan salto. Tetapi, tendangannya melambung.Babak kedua berakhir dengan skor 0-0. Laga pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.Dalam dua kali babak perpanjangan waktu, Italia masih terus menekan pertahanan Inggris. Kendati demikian, peluang yang mereka hasilkan juga bernasib sama seperti sebelum-sebelumnya: menemui kegagalan. Tepat pada menit ke-115, pendukung Italia bersorak ketika umpan Alessandro Diamanti disambar oleh Antonio Nocerino yang berada di muka gawang Inggris. Sundulan Nocerino masuk ke dalam gawang Inggris. Gol! Namun, gol tersebut dianulir lantaran Nocerino sudah berada dalam posisi offside.Skor masih 0-0 dan laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti.Babak Adu PenaltiDari dua penendang pertama Italia, hanya Mario Balotelli yang sukses menjalankan tugasnya. Sementara tendangan Riccardo Montolivo melenceng dari sasaran. Sebaliknya, Steven Gerrard dan Wayne Rooney sukses menjalankan tugas dengan baik.Namun, setelah Montolivo, dua algojo Italia berikutnya, Andrea Pirlo dan Antonio Nocerino, berhasil memasukkan bola ke jala Hart. Sebaliknya, Ashley Young dan Ashley Cole gagal. Tendangan Young membentur mistar gawang dan tendangan Cole ditangkap oleh Buffon.Ketika tendangan Diamanti masuk, meledaklah kegembiraan Italia. Mereka melaju ke babak empat besar untuk selanjutnya berhadapan dengan Jerman.Italia:1. Mario Balotelli: masuk2. Riccardo Montolivo: gagal--melebar3. Andrea Pirlo: masuk4. Antonio Nocerino: masuk5. Alessandro Diamanti: masukInggris:1. Steven Gerrard: masuk2. Wayne Rooney: masuk3. Ashley Young: gagal--kena mistar4. Ashley Cole: gagal--ditangkap Buffon
Unic
5. Kota Medan 1 juli 1590
Kota Medan adalah ibu kota provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Kota ini merupakan kota terbesar di Pulau Sumatera. Kota Medan merupakan pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat dan juga sebagai pintu gerbang bagi para wisatawan untuk menuju objek wisata Brastagi di daerah dataran tinggi Karo, objek wisata Orangutan di Bukit Lawang, Danau Toba.
4. Semarang 2 Mei 1547
Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Semarang merupakan kota yang dipimpin oleh wali kota Drs. H. Soemarmo HS, MSi dan wakil wali kota Hendrar Prihadi, SE, MM. Kota ini terletak sekitar 466 km sebelah timur Jakarta, atau 312 km sebelah barat Surabaya, atau 624 km sebalah barat daya Banjarmasin (via udara). Semarang berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Demak di timur, Kabupaten Semarang di selatan, dan Kabupaten Kendal di barat.
3. Jakarta 22 Juni 1527
Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta, Jakarta Raya) adalah ibu kota negara Indonesia. Jakarta merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki status setingkat provinsi. Jakarta terletak di bagian barat laut Pulau Jawa. Dahulu pernah dikenal dengan nama Sunda Kelapa (sebelum 1527), Jayakarta (1527-1619), Batavia/Batauia, atau Jaccatra (1619-1942), dan Djakarta (1942-1972).
Jakarta memiliki luas sekitar 661,52 km² (lautan: 6.977,5 km²), dengan penduduk berjumlah 9.607.787 jiwa (2010). Wilayah metropolitan Jakarta (Jabotabek) yang berpenduduk sekitar 28 juta jiwa, merupakan metropolitan terbesar di Indonesia atau urutan keenam dunia.
2. Magelang 11 April 907 M
Kota Magelang adalah salah satu kota di provinsi Jawa Tengah. Kota ini terletak di tengah-tengah kabupaten Magelang. Karena memang dulunya Kota Magelang adalah ibukota dari Kabupaten Magelang sebelum mendapat kebijakan untuk mengurus rumah tangga sendiri sebagai sebuah kota baru. Kota Magelang memiliki posisi yang strategis, karena berada di jalur utama Semarang-Yogyakarta. Kota Magelang berada di 15 km sebelah Utara Kota Mungkid, 75 km sebelah selatan Semarang, dan 43 km sebelah utara Yogyakarta. Kota Magelang terdiri atas 3 kecamatan, yakni Magelang Utara, Magelang Selatan dan Magelang Tengah , yang dibagi lagi sejumlah kelurahan.
Hari Jadi Kota Magelang ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Kota Magelang Nomor 6 Tahun 1989, bahwa tanggal 11 April 907 Masehi merupakan hari jadi. Penetapan ini merupakan tindak lanjut dari seminar dan diskusi yang dilaksanakan oleh Panitia Peneliti Hari Jadi Kota Magelang bekerjasama dengan Universitas Tidar Magelang dengan dibantu pakar sejarah dan arkeologi Universitas Gajah Mada, Drs.MM. Soekarto Kartoatmodjo, dengan dilengkapi berbagai penelitian di Museum Nasional maupun Museum Radya Pustaka-Surakarta. Kota Magelang mengawali sejarahnya sebagai desa perdikan Mantyasih, yang saat ini dikenal dengan Kampung Meteseh di Kelurahan Magelang. Mantyasih sendiri memiliki arti beriman dalam Cinta Kasih. Di kampung Meteseh saat ini terdapat sebuah lumpang batu yang diyakini sebagai tempat upacara penetapan Sima atau Perdikan.
Untuk menelusuri kembali sejarah Kota Magelang, sumber prasasti yang digunakan adalah Prasasti POH, Prasasti GILIKAN dan Prasasti MANTYASIH. Ketiganya merupakan parsasti yang ditulis di atas lempengan tembaga.
Parsasti POH dan Mantyasih ditulis zaman Mataram Hindu saat pemerintahan Raja Rake Watukura Dyah Balitung (898-910 M), dalam prasasti ini disebut-sebut adanya Desa Mantyasih dan nama Desa Glangglang. Mantyasih inilah yang kemudian berubah menjadi Meteseh, sedangkan Glangglang berubah menjadi Magelang.
Dalam Prasasti Mantyasih berisi antara lain, penyebutan nama Raja Rake Watukura Dyah Balitung, serta penyebutan angka 829 Çaka bulan Çaitra tanggal 11 Paro-Gelap Paringkelan Tungle, Pasaran Umanis hari Senais Sçara atau Sabtu, dengan kata lain Hari Sabtu Legi tanggal 11 April 907. Dalam Prasasti ini disebut pula Desa Mantyasih yang ditetapkan oleh Sri Maharaja Rake Watukura Dyah Balitung sebagai Desa Perdikan atau daerah bebas pajak yang dipimpin oleh pejabat patih. Juga disebut-sebut Gunung SUSUNDARA dan WUKIR SUMBING yang kini dikenal dengan Gunung SINDORO dan Gunung SUMBING.
Begitulah Magelang, yang kemudian berkembang menjadi kota selanjutnya menjadi Ibukota Karesidenan Kedu dan juga pernah menjadi Ibukota Kabupaten Magelang. Setelah masa kemerdekaan kota ini menjadi kotapraja dan kemudian kotamadya dan di era reformasi, sejalan dengan pemberian otonomi seluas - luasnya kepada daerah, sebutan kotamadya ditiadakan dan diganti menjadi kota.
Ketika Inggris menguasai Magelang pada abad ke 18, dijadikanlah kota ini sebagai pusat pemerintahan setingkat Kabupaten dan diangkatlah Mas Ngabehi Danukromo sebagai Bupati pertama. Bupati ini pulalah yang kemudian merintis berdirinya Kota Magelang dengan membangun Alun - alun, bangunan tempat tinggal Bupati serta sebuah masjid. Dalam perkembangan selanjutnya dipilihlah Magelang sebagai Ibukota Karesidenan Kedu pada tahun 1818.
Setelah pemerintah Inggris ditaklukkan oleh Belanda, kedudukan Magelang semakin kuat. Oleh pemerintah Belanda, kota ini dijadikan pusat lalu lintas perekonomian. Selain itu karena letaknya yang strategis, udaranya yang nyaman serta pemandangannya yang indah Magelang kemudian dijadikan Kota Militer: Pemerintah Belanda terus melengkapi sarana dan prasarana perkotaan. Menara air minum dibangun di tengah-tengah kota pada tahun 1918, perusahaan listrik mulai beroperasi tahun 1927, dan jalan - jalan arteri diperkeras dan diaspal.
1. Palembang 17 Juni 683 M
Kota Palembang adalah ibu kota provinsi Sumatera Selatan. Palembang merupakan kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan.
Sejarah Palembang yang pernah menjadi ibukota kerajaan bahari Buddha terbesar di Asia Tenggara pada saat itu, Kerajaan Sriwijaya, yang mendominasi Nusantara dan Semenanjung Malaya pada abad ke-9 juga membuat kota ini dikenal dengan julukan "Bumi Sriwijaya". Berdasarkan prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di Bukit Siguntang sebelah barat Kota Palembang, yang menyatakan pembentukan sebuah wanua yang ditafsirkan sebagai kota pada tanggal 16 Juni 682 Masehi, menjadikan kota Palembang sebagai kota tertua di Indonesia. Di dunia Barat, kota Palembang juga dijuluki Venice of the East("Venesia dari Timur").
sumber : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=15064821
Sport
Gdansk - Kendati tersingkir di perempatfinal Piala Eropa 2012, Yunani tetap bangga dengan pencapaian mereka. Kubu Ethniki merasa sudah mengerahkan segalanya saat bertemu Jerman.Yunani sempat memberikan perlawanan sengit kepada Jerman di PGE Arena, Sabtu (23/6/2012) dinihari WIB. Sempat menyamakan kedudukan di awal babak kedua, tim arahan Fernando Santos ini akhirnya tak kuasa membendungDer Panzer dan kalah 2-4."Jerman adalah tim yang sangat bagus. Kami sudah melawan mereka tanpa rasa takut, dan kami memberikan lebih dari 100%. Itulah kenapa kami tersingkir dengan kebanggaan karena tahu kami telah melakukan yang terbaik," ucap penyerang Yunani, Giorgos Samaras, di situs resmi UEFA.Pendapat serupa diungkapkan oleh Dimitris Salpingidis. Dia menegaskan timnya akan pulang dengan kepala tegak."Kami sudah berjuang sekeras mungkin. Kami bermain jauh lebih baik di babak kedua," ucap Salpingidis."Kami makin yakin dengan diri kami dan kami mampu menyamakan kedudukan. Poinnya adalah kami sudah berusaha sekeras mungkin dan kami meninggalkan turnamen dengan kepala kami tetap tegak," tegasnya.
Sport
Gdansk - Lolosnya Jerman ke babak semifinal Piala Eropa 2012 diiringi dengan terciptanya rekor baru. Berkat kemenangannya atas Yunani, Der Panzer kini memperpanjang rentetan kemenangan mereka di laga kompetitif.Jerman baru saja lolos ke babak empat besar Piala Eropa. Tim besutan Joachim Loew ini mengalahkan Yunani 4-2 dalam laga di PGE Arena, Gdansk, Sabtu (23/6/2012) dinihari WIB.Kemenangan atas Yunani adalah kemenangan ke-15 secara berturut-turut yang didapat Jerman dalam laga kompetitif. Ini adalah rentetan kemenangan terpanjang yang pernah didapat oleh sebuah negara. Sebelumnya, Jerman berbagi tempat dengan Spanyol dan Belanda dengan 14 kemenangan.Berikut review laga perempatfinal Jerman versus Yunani di perempatfinal Piala Eropa, seperti dilansir Infostrada:- Jerman untuk pertama kalinya mencetak empat gol dalam waktu normal (90 menit) di laga putaran final Piala Eropa.- Jerman membuat rekor dunia baru dengan mencatat 15 kemenangan berturut-turut di laga kompetitif, mengalahkan Belanda dan Spanyol yang meraih 14 kemenangan.- Jerman mencapai babak semifinal Piala Eropa untuk ketujuh kalinya. Di Piala Eropa 1980, Jerman juga mencapai babak empat besar, namun pada saat itu tak ada semifinal. Jerman tak pernah gagal di perempatfinal Piala Eropa.- Philipp Lahm mencetak gol pertama Jerman ke gawang Yunani. Itu adalah gol kelima Lahm dalam 90 penampilannya bersama timnas. Lahm mencetak gol pertama Jerman di Piala Dunia 2006, gol terakhir Jerman di Piala Eropa 2008, dan gol pertama Jerman hari ini.- Sami Khedira mencetak satu gol dalam laga ini. Itu adalah gol kelima yang dibuat oleh pemain Real Madrid di Piala Eropa 2012. Bersama VfL Wolfsburg, jumlah ini paling banyak di antara klub-klub lain.- Klose mencetak satu gol dalam laga ini. Artinya, dia sudah mencetak gol di lima turnamen utama. Cuma ada dua pemain Jerman lain yang punya catatan seperti itu, yakni Juergen Klinsmann dan Rudi Voeller. Klinsmann bahkan mencetak gol di enam turnamen.- Klose mencetak gol ke-17-nya di laga Piala Eropa atau Piala Dunia. Dia butuh sebiji gol lagi untuk menyamai rekor Gerd Mueller.- Gol Dimitris Salpingidis adalah gol pertama di Piala Eropa 2012 dari titik putih. Hadiah penalti itu adalah yang kedua di turnamen kali ini, tapi yang pertama gagal dituntaskan oleh Giorgios Karagounis.- Ini adalah ketiga kalinya Yunani bisa mencetak lebih dari satu gol di 22 laga di turnamen utama.