Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Ini yang Bikin Orang Happy dan Tak Mudah Stres Setelah Olahraga

Kamis, 21 Juni 2012 | komentar



Jakarta, Olahraga tidak hanya membuat seseorang memiliki tubuh yang sehat dan kuat, tapi juga bisa membuat orang terlihat lebih bahagia atau tidak mudah stres. Apa penyebabnya?

National Institute for Health and Clinical Excellence di Inggris menuturkan olahraga bisa meningkatkan fungsi otak serotonin pada manusia, dan serotonin ini adalah bahan kimia di otak yang membantu menggerakkan pesan di sepanjang sistem saraf.

Neurotransmitter ini melakukan banyak fungsi termasuk pengatur suasana hati, nafsu makan dan juga siklus tidur atau bangun. Sekitar 75 persen dari senyawa kimia ini terletak di sel-sel usus dan sisanya di dalam neuron otak.

Jika kadar serotonin ini meningkat, maka suasana hati akan menjadi lebih baik dan risiko mengalami depresi serta stres jadi lebih kecil, seperti dikutip dari Livestrong, Kamis (21/6/2012).

Studi yang diterbitkan dalam Neuropsychopharmacology mengungkapkan olahraga yang teratur bisa meningkatkan kadar triptofan dalam otak, yaitu suatu asam amino yang digunakan untuk memproduksi serotonin.

Meski begitu, peneliti belum jelas memahami mekanisme seperti apa yang terjadi. Namun jelas didapatkan bahwa latihan seperti aerobik diketahui dapat meningkatkan suasana hati melalui penambahan jumlah serotonin.

Diketahui beberapa latihan atau olahraga paling efektif dalam meningkatkan sintesis serotonin di otak, antara lain aerobik, berjalan, berlari, bersepeda dan juga berenang. Latihan lain yang juga bisa membantu seperti yoga, pilates, latihan fleksibilitas dan manajemen stres.

Untuk meningkatkan sintesis serotonin di otak diperlukan jumlah latihan yang optimal yaitu 3 jam per minggu atau melakukan olahraga 30 menit per harinya, untuk 30 menit ini bisa dibagi menjadi 3 tahap sepanjang hari yaitu tiap 10 menit.

Ini yang Mengintai Pengguna Heroin

Senin, 18 Juni 2012 | komentar


.img

Jakarta, Salah satu jenis narkoba (narkotika dan obat-obatan) yang sering digunakan pemakai adalah heroin. Jika zat ini digunakan dalam jangka waktu panjang, maka ada komplikasi medis yang mengintai


Para ahli mengungkapkan konsekuensi medis dari penyalahgunaan heroin kronis termasuk pembuluh darah yang luka atau rusak, infeksi bakteri pada pembuluh darah dan katup jantung, serta kerusakan organ tubuh lainnya seperti hati dan ginjal.

Berikut ini beberapa gangguan medis lain yang bisa mengintai pemakai heroin, seperti dikutip dari About.com, Senin (18/6/2012) yaitu:

1. Komplikasi paru termasuk berbagai jenis radang paru dan TBC (tuberculosis) yang bisa dihasilkan dari kondisi kesehatan pelaku yang buruk maupun dari heroin yang dihirupnya.

2. Kerusakan organ paru-paru, hati, ginjal maupun otak akibat banyaknya zat adiktif dalam perjalanan heroin tersebut termasuk bahan yang tidak mudah larut dan mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.

3. Infeksi atau kematian sel di organ vitalnya, serta reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap kandungan heroin yang menyebabkan arthritis atau masalah rheumatologic lainnya.

4. Risiko kesehatan dari berbagi alat suntik atau cairan yang bisa menyebabkan infeksi hepatitis B dan C, HIV serta sejumlah virus lainnya.

Namun dampak kesehatan yang paling serius dari penyalahgunaan heroin adalah kematian akibat mengalami overdosis. Hal ini karena heroin adalah obat ilegal yang kadang suka dicampur dengan bahan lain dan si pemakai tidak pernah tahu bagaimaan heroin yang murni.

Heroin seringkali dicampur dengan gula, pati obat kina dan terkadang dengan zat lain yang beracun sehingga meningkatkan potensi bahaya. Kondisi ini membuat pemakai tidak tahu apa isi sebenarnya dan pengguna berada pada risiko besar overdosis serta kematian.

Efek lain yang berbahaya dari penggunaan heroin adalah sifatnya yang sangat adiktif. Seiring waktu, pengguna heroin mengembangkan toleransi yang mengharuskannya mengonsumsi dosis lebih tinggi lain untuk mencapai efek yang sama.

Namun jika ia mencoba untuk berhenti konsumsi heroin, maka ada gejala penarikan (withdrawal) yang ekstrem dialami. Gejala-gejala ini mencapai puncaknya antara 48-72 jam setelah menghentikan penggunaan dan bisa bertahan hingga seminggu, gejalanya meliputi:
1. Keinginan kuat untuk mendapatkan heroin
2. Gelisah
3. Nyeri otot dan tulang yang kadang sakit sekali
4. Muntah
5. Keringat dingin dan badan terasa dingin.

Buah Dada Kendur Usai Menyusui, Operasi Jadi Pilihan

| komentar


img

 Jakarta, Perempuan yang usai menyusui biasanya mengalami perubahan bentuk payudara. Buah dada menjadi lebih turun dan kendor. Untuk memperbaiki bentuk payudara, operasi kini menjadi pilihan banyak perempuan. 


Operasi payudara setelah melahirkan kini tengah menjadi populer dan jumlahnya meningkat lebih dari 71 persen sejak tahun 1997 lalu. Hal ini karena adanya tren terutama antara para ibu di era saat ini yang sangat mementingkan penampilan.

Prosedur bedah payudara yang paling sering diminta adalah pembesaran payudara atau dikenal juga dengan nama augmentation mammaplasty, karena operasi ini diperkirakan bisa meningkatkan kepuasan yang tinggi secara keseluruhan.

"Hormon-hormon yang berhubungan dengan kehamilan dan menyusui menyebabkan payudara kehilangan volume dan terlihat melorot. Karenanya pembesaran payudara setelah melahirkan paling sering diminta untuk memulihkan bentuk dan proporsi," ujar Dr Stuart Geldenhuys, ahli bedah kosmetik dari Cape Town, seperti dikutip dari Health24, Senin (18/6/2012).

Dr Geldenhuys menuturkan kondisi ini akan membuat perempuan merasa lebih baik, kepercayaan diri serta sensualitas meningkat. Saat ini perempuan lebih sadar tentang penampilannya agar terlihat tetap baik dan menarik meski sudah memiliki anak, serta adanya kemajuan medis dan teknologi yang bisa mengoptimalkan penampilan.

"Yang ideal untuk melakukan prosedur ini memang setelah perempuan memiliki anak, dan jika dilakukan dengan benar maka tidak ada dampak yang berarti. Tapi jika memang ingin dilakukan sebelum punya anak juga tidak masalah," ungkapnya.

Dalam banyak kasus, kemampuan seorang perempuan untuk menyusui atau tidak lebih mungkin didasarkan pada jaringan payudara yang melekat dibandingkan dengan akibat prosedur pembesaran payudara itu sendiri.

Untuk itu prosedur ini tidak mempengaruhi proses menyusui asalkan dilakukan oleh dokter yang sudah profesional dibidangnya. Namun memang disarankan prosedur ini dilakukan setelah ibu selesai memberikan ASI eksklusif pada bayinya selama 6 bulan.

Ilmuwan Bikin 'Senapan Ajaib' untuk Sembuhkan Kanker

| komentar


img

Jakarta, Lagi-lagi muncul teknologi baru untuk mengatasi penyakit kanker. Setelah sebelumnya para ilmuwan berhasil membuat metode baru dan sederhana untuk mendeteksi kanker dengan menggunakan nafas, kini muncul sebuah pendekatan baru untuk desain obat kanker. 

Obat baru ini diharapkan membantu mengidentifikasi obat masa depan untuk melawan kanker dan penyakit lainnya yang bisa lebih efektif dan memiliki efek samping yang lebih sedikit.

Selama ini para ilmuwan hanya berusaha mencari 'peluru ajaib' yaitu senyawa kimia yang secara khusus menyerang satu gen atau protein yang terlibat dalam sebuah proses pembentukan penyakit.

Namun teknologi ini menggunakan pendekatan yang disebut 'senapan ajaib' dengan memilah-milah berbagai senyawa kimia yang ada di bumi untuk menemukan molekul khusus yang bisa mengganggu proses pembentukan penyakit secara menyeluruh.

Pendekatan 'senapan ajaib' sendiri telah menghasilkan dua obat potensial untuk kanker yang disebut AD80 dan AD81. Kedua obat ini telah diujikan pada lalat buah dan terbukti lebih efektif mengobati kanker, bahkan kandungan racunnya lebih sedikit daripada obat vandetanib yang baru disetujui oleh FDA pada 2011 untuk pengobatan kanker tiroid.

"Selama ini kita selalu mencari 'peluru ajaib'," ujar Kevan Shokat, PhD, seorang penyidik dari Howard Hughes Medical Institute ??dan ketua Department of Cellular and Molecular Pharmacology di UCSF seperti dilansir dari newkerala, Senin (18/6/2012).

"'Senapan ajaib' yang kami kerjakan ini tak hanya menghambat satu target akan tetapi sekelompok target dan mampu memberi kemampuan jauh lebih baik untuk menghentikan kanker tanpa menyebabkan efek samping," tambahnya.

Pada dasarnya, desain obat selalu berkaitan dengan gangguan pada proses pembentukan penyakit. Pada penyakit apapun, ada banyak interaksi molekul dan proses lainnya yang terjadi di dalam jaringan tertentu, namun kebanyakan obat hanya mengandung bahan kimia yang mengganggu protein dan gen yang terlibat dalam proses-proses tersebut.

Semakin baik suatu obat mengganggu bagian penting dari proses pembentukan penyakit maka obat itu dianggap semakin efektif. Namun di sisi lain, toksisitas obat mengacu pada bagaimana obat ini juga bisa mengganggu bagian lain dari sistem tubuh seseorang.

Dalam hal ini, semua jenis obat-obatan memiliki tingkat toksisitas tertentu karena adanya berbagai interaksi antara obat dengan molekul lain dalam tubuh yang sebenarnya tidak diinginkan.

Oleh karena itu, para ilmuwan menggunakan sesuatu yang disebut indeks terapeutik (rasio dosis efektif toksik atau racun) sebagai cara untuk menentukan seberapa parah efek samping yang diberikan oleh obat.

Banyak obat yang paling aman di pasaran memiliki indeks terapeutik sebesar 20 atau lebih tinggi. Hal ini berarti bahwa Anda harus mengonsumsi 20 kali dosis yang ditentukan tersebut untuk menderita efek samping yang parah.

Namun di sisi lain, banyak obat kanker yang memiliki indeks terapeutik sebesar 1 saja. Dengan kata lain, jumlah obat yang perlu Anda ambil untuk mengobati kanker adalah jumlah yang tepat sekaligus menyebabkan efek samping berat.

Menurut Shokat, masalahnya bermuara pada fakta bahwa target obat kanker sangat mirip dengan protein manusia normal yang merasakan efek samping obat di luar tumor sehingga menderita efek samping obat adalah realitas yang harus dihadapi banyak penderita kanker. Oleh karena itu mencari cara untuk meminimalkan toksisitas ini adalah masalah utama yang ingin dipecahkan berbagai pihak.

Dalam artikel yang dipublikasikan di jurnal Nature ini, Shokat dan rekan-rekannya pun mengaku percaya pendekatan 'senapan ajaib' adalah salah satu cara untuk mengatasi hal ini.

Dengan menggunakan lalat buah sebagai sarana percobaan, peneliti pun akhirnya menemukan cara untuk menyaring dan mendapatkan senyawa terbaik yang bisa mengganggu seluruh jaringan gen dan protein yang berinteraksi.

Daripada sekedar menilai sebuah senyawa dari seberapa baik kemampuannya untuk menghambat target tertentu, senyawa tersebut harusnya tak hanya mampu menghambat target tertentu tetapi juga mengganggu bagian lain dari jaringan sekaligus tidak berinteraksi dengan gen dan protein lainnya yang akan menyebabkan efek samping toksik.

Khasiat tomat bagi kecantikan

Sabtu, 16 Juni 2012 | komentar


Tahukah anda banyak sekali manfaat pada buah tomat
dalam kecantikan tomat di percaya dapat membuat tubuh lebih awet muda
selain itu mengkonsumsi tomat dapat membuat tubuh menjadi fit
karena kandungan vitamin C pada tomat

tomat juga dapat berkhasiat dan bermanfaat untuk berbagai macam
masalah kecantikan, cek dibawah ini ya

1. tomat untuk mengobati jerawat
rebus tomta lalu rajang halus, kemudian balurkan pada wajah yang berjerawat. Diamkan sesaat dan cuci wajah dengan air bersih. lakukan secara rutin maka jerawat akan berkurang

2. Tomat untuk mencerahkan wajah
cacah halus tomat atau blender sampai menjadi pure. lalu balurkan pada wajah yang telah dibersihkan. lakukan seminggu sekali niscaya wajah anda akan lebih segar dan cerah
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HackStoob | Hack Crack Trick Software - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger